travelwithrj.com - Sejarah Suku - Suku Di Indonesia

Tag Archives

7 Articles

Suku yang Terkenal di Papua, Dikenal Berani

by Edwin Baker

Provinsi Papua nantinya akan menjadi salah satu dari tuan rumah pada perhelatan Pekan Olahraga Nasional atau yang dikenal dengan PON di tahun 2020 mendatang. Sejumlah fasilitas olahraga yang juga sudah mulai disiapkan, mulai dari stadion dan juga beberapa fasilitas penunjang yang lainnya juga menjadi sebuah hal yang terus dikebut disana.

Suku yang Terkenal di Papua, Dikenal Berani

Karena ini adalah salah satu momen yang sangat bersejarah bagi provinsi yang berada di wilayah paling timur Indonesia tersebut. Sebelumnya Papua yang disebut dengan Irian Barat atau Irian Jaya, disana terdapat ratusan suku. Dalam artikel ini akan dibahas beberapa suku yang ada di wilayah papua.

Suku Asmat

Suku Asmat adalah salah satu dari suku terbesar dan juga suku paling terkenal yang ada di antara sekian banyaknya suku yang berada di Papua. Salah satu hal yang membuat Suku Asmat ini menjadi cukup terkenal yaitu adalah hasil ukuran kayu yang sangat khas yang dibuat oleh suku ini.Biasanya suku Asma mengambil tema nenek moyang mereka atau biasa disebut dengan mbis.

Bagaimana suku asmat membuat sebuah seni ukir, yang merupakan perwujudan dari mereka yang melakukan ritual untuk mengenang arwah para leluhur mereka. Sering kai biasanya kita akan menemukan motif yang menyerupai sebuah perahu di dalam beberapa ukiran yang dibuat oleh suku asmat. Mereka percaya bahwa simbol perahu arwah yang nantinya akan membawa nenek moyang mereka ke dalam alam kematian.

Suku Amungme

Suku Amungme adalah sebuah suku yang juga berasal dari Papua. Suku ini sendiri tinggal di dataran tinggi Papua. Mereka yang biasanya akan menjalankan pertanian dengan cara berpindah serta dengan cara melakukan berbagai macam kegiatan dengan cara berburu dan juga dengan cara mengumpul. Suku Amungme yang juga sangat terikat dengan tanah leluhur mereka.

Mereka yang menganggap jika sekitar gunung adalah sebuah tempat yang sangat suci untuk mereka. Gunung yang dijadikan penambangan emas yang dilakukan oleh PT.Freeport merupakan sebuah gunung suci yang sangat diagung agungkan oleh Masyarakat Suku Amungme, yang menyebutnya dengan nama Nemangkawi.

Suku Dani

Suku Dani adalah salah satu suku yang juga mendiami di daerah pegunungan. Serta suku Dani ini juga mendiami keseluruhan dari Kabupaten Jayawijaya. Banyak orang yang juga mengenal Suku Dani adalah yang mendiami suatu wilayah yang ada di Lembah Baliem. Suku Dani mereka dikenal sebagai petani yang sangat terampil dan juga sangat mahir menggunakan perkakas seperti kapak batu, pisau yang dibuat dengan menggunakan tulang binatang. Bambu dan kayu galian yang sangat terkenal kuat dan berat.

Suku Dani yang saat ini masih banyak mengenakan koteka atau salah satu penutup kemaluan pria. Sedangkan untuk para wanita mengenakan sebuah pakaian wah yang terbuat dari rumput ataupun juga serat. Mereka biasanya akan tinggalnya di rumah honai. Upacara besar serta jug sebuah upacara keagamaan dan perang biasanya juga masih sering dilaksanakan oleh Suku Dani ini. Suku ini pertama kali diketahui berada di Lembah Baliem ratusan tahun yang lalu.

Suku Korowai

Suku Korowai juga mendiami area judi bola online yang luas di dataran rendah yang ada di wilayah selatan pegunungan Jayawijaya. Daerah tersebut membentuk sebuah rawa, hutan mangrove dan juga sebuah lahan basah. Suku Korowai yang memiliki kepercayaan bahwa mereka adalah salah satunya manusia yang ada di bumi.

Suku Korowai juga salah satu dari Suku Papua yang tidak mengenakan koteka. Banyak dari orang yang mengenal Suku Korowai ini sebagai pemburu. Biasanya suku ini akan tinggal di rumah pohon yang akan mereka bangun.

Suku Muyu

Suku Muyu adalah salah satu suku asli yang berasal dari papua, suku ini hidup dan juga berkembang di Kabupaten Boven DIgoel. Nenek moyang dari Suku Muyu ini dulunya tinggal di daerah sekitar sungai mayu yang terletak di sebelah timur merauke. Uniknya lagi, beberapa anthropologist yang menyebut jika Suku Muyu adalah salah satu Primitive Capitalists.

Suku Muyu yang dianggap sebagai orang-orang suku pedalaman yang pintar. Mereka yang dapat menduduki posisi penting dalam struktur birokrasi Boven Digoel. Dari 1.800 pegawai negeri sipil, dimana sekitar 45% nya yang berasal dari Suku Muyu. Suku Muyu yang juga dikenal hemat, pekerja keras dan juga sangat menghargai pendidikan. Mereka yang menyebut dirinya sendiri dengan istilah Kati. Yang artinya adalah manusia yang sesungguhnya.

Suku Bauzi

Oleh lembaga misi dan juga bahasa Amerika Serikat, suku Bauzi yang masuk juga ke dalam daftar 14 suku terasing di Indonesia. Sebagai suku yang menempati kawasan terisolir. sebagai lelaki yang ada di suku bauzi mengenakan cawat yang berapa selembar atau kulit pohon yang telah dikeringkan lalu kemudian diikat dengan tali pada ujung alat kelamin mereka Sedangkan untuk para wanita mengenakan selembar daun ataupun juga kulit kayu yang sudah dikeringkan dan di tali di pinggang mereka untuk dapat menutupi auratnya

Pada acara pesta adat atau pun sebuah upacara penyambutan tamu di suku ini. Biasanya para lelaki dewasa akan mengenakan hiasan kepala dari bulu kasuari dan juga nantinya akan mengoles tubuh mereka dengan sagu. Sebagian besar suku ini antv masih hidup dengan taraf berburu dan juga meramu serta hidup semi nomaden.

Suku Huli

Suku Huli adalah salah satu suku yang termasuk ke dalam suku terbesar yang ada di Papua. Mereka biasanya identik dengan wajah mereka dengan warna kuning, putih, merah. Mereka terkenal dengan tradisi mereka yaitu membuat wig dari rambut mereka sendiri. Alat-alat seperti kapak dengan cakar juga tidak ketinggalan, menjadi alat yang digunakan untuk melengkapi mereka agar menambah kesan menakutkan. Kesimpulannya adalah, banyak sekali suku yang mendiami pulau Papua. Sebagian mereka memiliki keunikan tersendiri dari pada suku-suku yang lainnya.

Korowai

Adalah salah satu suku pedalaman papua. Suku ini masih mempertahan tradisi lama dan menjauh dari peradaban. Satu yang cukup terkenal adalah suku Korowai. Suku ini diketahui memiliki anggota hingga 3.000 orang. Mereka biasanya tinggal di Papua Barat, Indonesia yang dekat dengan perbatasan dari Papua Nugini.

Dilansir juga dari laman en.goodtimes.my, Korowai yang dikatakan sebagai satu dari kelompok manusia yang paling terpencil di yang ada dunia. Dipercaya bahwa Korowai adalah suku yang tidak menyadari keberadaan orang lain selain diri mereka sendiri yaitu sebelum orang luar melakukan kontak dengan mereka pada tahun 1970 an.

Suku Korowai yang diyakini pertama kali ditemukan yaitu pada 1974 oleh sekelompok ilmuwan. Ilmuwan yang pada saat itu tersesat tanpa sengaja memasuki wilayah dari suku Korowai.

Demikian itulah beberapa suku yang ada di Papua. Papua memang menjadi salah satu provinsi paling timur Indonesia, papua sendiri masih didiami oleh suku khas, bahkan beberapa masuk ke dalam suku primitif. Bahkan jika diketahui ternyata ada beberapa suku pedalaman lainnya yang belum diidentifikasi.

Suku di kalimantan yang Terkenal

by Edwin Baker

Suku yang berada di Pulau kalimantan ternyata di ketahui banyak sekali jumlahnya. Selain suku utama yang paling dikenal adalah suku Dayak, Suku yang berada di pulau Kalimantan juga didominasi oleh beragam jenis suku campuran dan juga suku lainya yang jumlahnya sangat banyak. Selain suku Dayak yang memang dikenal memiliki sub atau jenis Dayak yang berbeda-beda yang ada di wilayah Kalimantan. Ternyata Suku yang berada di Pulau kalimantan lainnya juga cukup besar yaitu adalah Suku Banjar yang ada di Kalimantan Selatan.

Kalimantan atau yang disebut juga dengan nama Borneo pada zaman kolonial, adalah pulau terbesar ketiga yang ada di dunia. Pulau ini sendiri terletak di sebelah utara di Pulau Jawa dan juga berada di sebelah barat Pulau Sulawesi. Pulau Kalimantan yang dibagi menjadi beberapa wilayah yaitu Indonesia (73%), Malaysia sebanyak (26%), dan Brunei (1%). Pulau Kalimantan sendiri terkenal dengan julukan sebagai “Pulau Seribu Sungai” karena memang banyaknya sungai yang terdapat dan mengalir di pulau ini.

Suku di kalimantan yang Terkenal

Ada 5 budaya dasar dari masyarakat asli di rumpun Austronesia di wilayah Kalimantan atau Etnis Orang Kalimantan. Etnis tersebut terdiri dari Melayu, Dayak, Banjar, Kutai dan juga Paser. Sedangkan dari data sensus BPS yang dilakukan yaitu pada tahun 2010, suku bangsa yang terdapat di wilayah Kalimantan Indonesia sendiri dikelompokan menjadi tiga yaitu adalah suku Banjar, suku Dayak Indonesia yaitu (268 suku bangsa) dan juga suku asal Kalimantan lainnya yang bukan suku Dayak atau banjar. Suku Melayu yang berhasil menempati wilayah pulau Karimata dan berada di wilayah pesisir Kalimantan Barat, Sarawak, Brunei hingga ke daerah pesisir Sabah. Suku Banjar yang biasanya menempati wilayah Kalsel serta juga di bagian Kalteng dan juga Kaltim. Suku Kutai dan juga Paser yang menempati wilayah Kaltim. Sedangkan untuk suku Dayak sendiri biasanya menempati daerah pedalaman Kalimantan.

Keberadaan orang Tionghoa yang diketahui juga cukup banyak di kota Singkawang dan juga Pontianak dapat disamakan dengan komunitas Tionghoa Benteng yang bermukim di wilayah Kota Tangerang dekat Jakarta. Memang beberapa kota yang ada di pulau Kalimantan diduduki secara politis oleh beberapa mayoritas suku-suku imigran seperti halnya suku Hakka atau suku asli (Singkawang), suku Jawa yang berada di (Balikpapan, Samarinda), Bugis (Balikpapan, Samarinda, Pagatan, Nunukan, Tarakan) dan juga sebagainya. Nah dalam artikel ini akan dibahas beberapa suku yang populasinya cukup besar yang mendiami Kalimantan.

Suku Banjar

Suku yang berada di Pulau Kalimantan yang pertama yang jumlah populasinya diketahui cukup banyak dan juga menjadi suku yang hampir mendiami 1 Provinsi yakni di wilayah Provinsi Kalimantan Selatan, yaitu Suku Banjar. Suku Banjar adalah sebuah suku bangsa yang menempati wilayah Kalimantan Selatan, serta suku ini mendiami sebagian wilayah Kalimantan Tengah dan juga sebagian Kalimantan Timur.

Populasi dari Suku Banjar sendiri dengan jumlah yang cukup besar di ketahui juga dapat ditemui di wilayah Riau, Jambi dan juga Sumatera serta berada di semenanjung Malaysia. Hal ini karena migrasi dari orang banjar pada abad ke-19 di wilayah kepulauan melayu. Berdasarkan dengan sensus penduduk yang dilakukan pada tahun 2010 orang Banjar yang berjumlah 4,1 juta jiwa. Sekitar 2,7 juta orang Banjar yang juga tinggal di Kalimantan Selatan dan juga 1 juta orang Banjar yang tinggal di wilayah Kalimantan lainnya. Serta 500 ribu suku Banjar yang lainnya yang berada di luar Kalimantan.

Suku bangsa Banjar yang juga berasal dari daerah Banjar yang merupakan sebuah pembauran dari masyarakat dan juga dari beberapa daerah yang berada di aliran sungai DAS Bahan, DAS Barito, DAS Martapura dan juga DAS Tabanio. Dari daerah pusat budaya suku Banjar yang sudah berabad-abad bergerak secara meluas melakukan migrasi

Bahasa Banjar merupakan sebuah bahasa ibu Suku Banjar. Bahasa ini diketahui sudah ada dan juga sudah berkembang sejak zaman Kerajaan Negara Dipa dan juga Daha yang bercorak Hindu-Buddha hingga saat itu datang agama Islam di Tanah Banjar. Banyak sekali kosakata-kosakata bahasa ini yang juga sangat mirip dengan Bahasa Dayak, Bahasa Jawa, maupun juga Bahasa melayu.

Suku Dayak

Suku terbesar yang ada di pulau Kalimantan selanjutnya adalah Suku Dayak. Suku Dayak sendiri adalah nama yang telah diberi oleh penjajah kepada penghuni sedalam pulau Borneo yang mendiami wilayah pulau Kalimantan seperti halnya Brunei, Malaysia yang terdiri dari Sabah dan juga Sarawak. Serta terdiri dari Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan tengah dan Kalimantan Selatan.

Suku Kutai

Suku besar yang lainnya yang juga ada di wilayah Kalimantan yaitu adalah Suku Kutai. Suku Dayak yang biasanya akan berada di wilayah Kalimantan Timur dan juga akan memiliki beberapa macam suku bangsa. Selain dayak ada 1 suku yang juga memang peran yang cukup penting di Kaltim yaitu suku Kutai. Suku Kutai merupakan sebuah suku melayu asli Kalimantan Timur yang awalnya mendiami wilayah pesisir Kalimantan Timur.

Suku Kutai, Dayak-Kutai, atau yang dikenal juga dengan Urang Kutai adalah salah satu dari suku rumpun dayak ot danum yang mendiami wilayah Kalimantan Timur dengan mayoritas beragama islam yang hidup di tepi sungai. Pada awalnya kutai yang merupakan nama dari suatu teori tempat bermukimnya masyarakat asli Kalimantan. Suku kutai juga hidup berdasarkan jenisnya yang termasuk ke dalam suku melayu

Suku Paser

Salah satu suku yang juga ada di Kalimantan yang juga sudah cukup besar populasinya yaitu adalah Suku Paser. Suku Paser sendiri adalah suku bangsa yang berasal dari tenganggara Kalimantan Timur yaitu tepatnya di Kabupaten Paser dan Kota Balikpapan. Suku Pasar sebagian besar penduduknya beragama Islam dan juga beragama Kristen. Suku ini juga telah mendirikan kerajaan Islam yaitu Kerajaan Kesultanan Pasir, jadi termasuk ke dalam suku yang memasang berbudaya Melayu. Kemungkinan suku Paser ini masih berkerabat juga dengan suku Dayak Lawangan yang juga termasuk suku Dayak dari rumpun Ot Danum tersebut. Populasi suku Dayak Paser pada saat ini yang diperkirakan yaitu sebesar 155.000 jiwa.

Sebagian besar dari suku Dayak Paser yang di ketahui saat ini bermukim di wilayah pedalaman, yang berada di kawasan Hutan Lindung Gunung Lumut, di kabupaten Paser provinsi Kalimantan Timur. Sebelum mereka bermukim di tempat tersebut, dahulu mereka berasal dari daerah Balikpapan dan juga Penajam. Sebagian besar dari suku bangsa Paser yang juga bermukim di sepanjang Kalimantan tenggara. Dan pusatnya berada di daerah sepanjang sungai Kandilo dan juga Sungai Telake serta berada di daratan gunung lumut serta pegunungan meratus. Namun ada beberapa yang juga berdomisili di pesisir. Namun keberadaan mereka yang kalah banyak dengan populasi dari para Pendatang yang mayoritas datang ke pulau Kalimantan seperti halnya suku Jawa,Bugis dan juga Banjar.

Demikian itulah beberapa suku-suku besar yang mendiami wilayah Kalimantan. Beberapa suku tersebut merupakan mayoritas suku yang mendiami pulau Kalimantan, biarpun banyak juga suku-suku yang lain yang juga tinggal di Kalimantan namun keberadaan suku-suku tersebut tetap diperhitungkan.

Fakta Suku Baduy Dalam yang Jarang Diketahui

by Edwin Baker

Suku Baduy yang dimana merupakan suku asal Indonesia yang ada di kawasan baduy Dalam yang dimana suku ini sendiri memiliki 3 kampung yang juga berdiri secara terpisah, yaitu adalah Kampung Cikeusik,Kampung Cibeo, dan juga Kampung Cikertawana. Pada umumnya, wisatawan yang dimana biasanya mereka melakukan daftar joker123 akan berkunjung ke Baduy Dalam yang dimana biasanya akan lebih memilih untuk dapat bermalam di sebuah Kampung Cibeo. Dikarenakan dimana kampung ini sendiri adalah sebuah perkampungan baduy yang dimana ada di kampung ini yang biasanya juga akan lebih terbuka bagi para wisatawan yang juga nantinya akan datang.

Walaupun juga disana masih akan tetap berpegang teguh dengan beberapa larangan adat yang dimana biasanya juga akan dilarang untuk dapat mengambil foto serta dilarang untuk dapat menggunakan sebuah bahan kimia yang biasanya digunakan dimana pada saat mandi. Tapi Kampung Cikeusik yang dimana juga merupakan sebuah kampung yang juga jarang untuk dapat dikunjungi dan juga ramai oleh wisatawan ini adalah sebuah tempat terbaik yang bisa dikunjungi bagi orang-orang yang mencari sebuah “privasi” dan juga ingin benar-benar menikmati sebuah keasrian dari Suku Baduy Dalam. Berikut beberapa informasi yang tentunya belum anda ketahui tentang Suku Baduy Dalam

Suku yang sangat gemar berjalan kaki

Adanya sebuah larangan yang dimakan biasanya juga menjadi salah satu yang menggunakan sebuah kendaraan seperti halnya menggunakan motor ataupun mobil, tidak membuat Suku Baduy Dalam sendiri merasa terasing dari dunia luar. Pertemuan dengan Kang Ralim yang dimana merupakan warga dari Suku Baduy Dalam yang membuat siapa saja akan merasa kagum bahwa Suku Baduy Dalam sendiri adalah masyarakat yang selalu berjalan kaki apabila mengunjungi kerabatnya yang biasanya ada dan tinggal di kota besar untuk datang bertamu maupun berjualan sebuah hasil ladang dan juga berjualan sebuah kerajinan tangan khas Suku Baduy Dalam. Dimana menurut pengakuannya dirinya pernah jalan kaki dari tempatnya sampai ke Kampung Cikeusik atau sampai Bekasi/ Bogor untuk dapat ketemu teman-teman atau juga sanak saudara.

Kekayaan tidak dilihat dari bentuk rumah

Tidak seperti orang yang umumnya tinggal di kota pada umumnya yang dimana jika memiliki sebuah rumah besar menjadi selalu identik dengan orang kaya, berpangkat tinggi, dan juga orang yang dipandang banyak orang. Lain halnya juga dengan Suku Baduy Dalam yang dimana biasanya mereka akan membentuk rumahnya hampir serupa satu sama lainnya. Yang dimana membuat rumahnya membedakan dengan status kekayaan mereka adalah sebuah tembikar yang dimana juga menjadi salah satu hal yang dibuat dari sebuah kuningan yang disimpan di dalam sebuah rumah. Semakin banyak jika tembikar yang sudah disimpan, menandakan sebuah status keluarga tersebut yang dimana statusnya semakin tinggi dan juga biasanya dipandang orang.

Gemar bergotong royong

Sifat gotong royong yang dimana juga biasanya mereka akan sangat identik dengan sikap yang selalu diterapkan oleh Suku Baduy Dalam pada saat mereka sendiri harus berpindah tempat ke satu wilayah ke wilayah yang lainnya yang biasanya juga lebih subur. Sebagai sebuah suku nomaden atau juga tidak memiliki sebuah tempat tetap dan juga menganut sebuah sistem dan juga ladang terbuka, membuat Suku Baduy sendiri yang ada di sana hidup saling membantu.

Ayam merupakan makanan mewah

Tidak seperti halnya pada masyarakat umumnya yang dimana biasanya menyediakan sebuah menu dengan santapan ayam pada sebuah setiap makanan yang dimana biasanya disajikan, tidak begitu dengan sebuah Suku Baduy Dalam. Walaupun dimana disana bisa menemukan ayam berkeliaran bebas di kampung, bukan berarti ayam tersebut bisa menjadi sebuah makanan sehari-hari. Suku Baduy Dalam yang dimana biasanya mereka hanya menyantap sebuah hidangan ayam yang biasanya akan setidaknya 1 bulan sekali atau juga hanya pada saat upacara-upacara besar, seperti halnya acara pernikahan dan juga acara kelahiran.

Pu’un, seperti presiden di Kampung Baduy Dalam

Setiap suku yang dimana biasanya suku ini sendiri yang tinggal di Indonesia pasti memiliki kepala adat yang dimana juga biasanya akan berfungsi untuk dapat mengatur semua warganya. Begitu juga Suku Baduy Dalam yang juga dimana mereka juga memiliki kepala adat yang biasa juga dipanggil Pu’un. Pu’un yang merupakan orang yang juga biasanya akan memiliki sebuah kelebihan yang sangat berbeda dibandingkan jika dengan warga biasa. Tugas dari Pu’un yaitu menentukan sebuah masa tanam dan juga sebuah masa panen. Menerapkan sebuah hukum adat kepada para warganya, mengobati yang sakit. Hanya orang-orang baduy dalam yang dimana biasanya akan memiliki sebuah kepentingan khusus yang bisa juga bertemu dengan Pu’un.

Larangan berkunjung selama 3 bulan

Warga Baduy Dalam menjalankan sebuah tradisinya yaitu Kawalu. Kawalu adalah sebuah puasa yang biasanya akan dijalankan oleh warga Baduy Dalam acara yang biasanya akan dirayakan tiga kali selama tiga bulan. Pada puasa ini yang dimana nantinya para warga Baduy Dalam mereka akan berdoa kepada Tuhan untuk negara ini agar diberikan sebuah rasa aman, damai, dan juga adanya sejahtera. Pada saat tradisi Kawalu yang dimana biasanya dijalankan, para sebuah pengunjung yang dimana juga dilarang untuk masuk ke Baduy Dalam. Apabila disana yang orang yang ada kepentingan, biasanya pengunjung yang dimana hanya akan diperbolehkan untuk dapat berkunjung sampai Baduy Luar saja namun tidak diperbolehkan untuk dapat menginap.

Perjodohan masih berlaku

Sebuah hal yang sekarang ini di era perkembangan zaman yang dimana tidak lazim dilakukan pada zaman sekarang namun ternyata hal ini sendiri menjadi salah satu hal atau juga salah satu tradisi yang dimana tentunya masih berlaku di Suku Baduy Dalam. Seorang gadis yang dimana juga sudah berumur 14 tahun yang dimana juga akan dijodohkan dengan laki-laki yang dimana biasanya juga akan berasal dari Suku Baduy Dalam. Selama masa penjodohan, orang tua dari laki-laki yang ada dalam suku Baduy Dalam biasanya mereka akan bebas memilih wanita Baduy Dalam yang mereka sukainya. Namun jika belum menemukan sebuah pilihan yang cocok, laki-laki maupun juga nantinya perempuan harus menuruti sebuah pilihan sang orang tua ataupun juga pilihan yang memegang diberikan oleh sang Pu’un.

Tak ada gelas, maka batang bambu pun jadi

Pelarangan yang menggunakan gelas serta juga piring sebagai sebuah tempat untuk dapat menyimpan air dan juga tempat yang digunakan sebagai sebuah alas untuk makan yang dimana juga menjadi salah satu yang tidak dapat membuat Suku Baduy Dalam sendiri kehilangan akal. Dibekali sumber daya alam yang sangat banyak, Suku Baduy Dalam membuat peralatan seperti gelas serta tadah air minum yang dimana semuanya terbuat dari bambu panjang. Aroma khas dari bambu yang juga nantinya akan keluar pada saat menyeduh kopi panas jika menggunakan cangkir bambu yang dimana juga hal ini yang juga nantinya akan membuat rasa kopi menjadi berbeda.

Itulah beberapa fakta unik yang ada di dalam suku baduy dalam yang dimana ternyata banyak sekali hal unik dan juga yang masih jarang di ketahui tentang suku baduy dalam. Suku baduy dalam adalah suku asli indonesia yang sekarang ini masih terjaga dengan budaya mereka walaupun di tengah arus globalisasi. Namun sebagai masyarakat indonesia kita sudah sepatutnya untuk dapat menjaganya.

Suku Asing di Pedalaman Indonesia, Sudah Punah?

by Edwin Baker

Indonesia sendiri adalah suatu negara kepulauan yang terdiri dan dikenal mempunyai banyak sekali jenis suku dan juga etnis yang tersebar menghuni berbagai pulau yang ada di indonesia. Berbagai macam etnis dan juga suku ini membuat indonesia mempunyai banyak keanekaragaman dalam segi hal kebudayaan. Indonesia sendiri yang dikenal sebagai salah satu negara dengan banyaknya pulau-pulau membuat ada beberapa suku yang hingga kini belum terjamah oleh peradaban. Indonesia  yang dikenal sebagai salah satu negara kepulauan yang dikenal memiliki banyak suku bangsa.

Suku Asing di Pedalaman Indonesia

Dan dari sekian banyak suku bangsa yang sekarang kita ketahui namun, tak sedikit pula suku-suku yang masih tinggal di pedalaman Indonesia yang hingga kini keberadaannya  masih terasingkan. Sulitnya akses untuk dapat menuju ke tempat yang ditinggali oleh suku-suku tersebut pada akhirnya membuat mereka pada akhirnya tidak bisa mendapatkan sebuah kehidupan layaknya yang sudah dilakukan oleh manusia modern seperti saat ini, dan hal tersebut membuatnya terancam punah. Berikut ini dalam artikel akan dibahas beberapa suku terasing yang ada di pedalaman indonesia yang keberadaanya terancam punah atau memang sudah punah? 

Suku Korowai (Papua)

Suku Korowai sendiri tercatat memiliki sebuah populasi yaitu sekitar 3.000 orang. Keberadaannya yang dimana suku ini ditemukan sekitar 30 tahun lalu yang berada di pedalaman Papua. Masyarakat dalam suku ini hidup di dalam rumah-rumah pohon yang mereka sebut dengan Rumah Tinggi yang dimana rumah-rumah tersebut dengan sebuah ketinggian bahkan hingga 50 meter jaraknya dari permukaan tanah. Hal unik yang terdapat dalam suku ini yaitu adalah dari sekian banyak suku asli yang ada di Papua orang-orang Suku Korowai ini menjadi salah satu suku di Papua yang dimana masyarakat tidak menggunakan “koteka”  yang diman alat sejenis penutup kemaluan yang biasanya digunakan untuk kaum laki-laki pada penduduk asli Pulau Papua.

Suku Togutil (Maluku Utara)

Terdapat sebuah komunitas etnik yang dimana hal mereka hidup di dalam hutan-hutan yang diketahui juga hidup secara nomaden atau berpindah-pindah di Taman Nasional Aketajawe-Lolobata, terletak di  Halmahera Utara, Maluku Utara mereka sendiri adalah suku Togutil atau yang juga lebih dikenal masyarakat dengan Suku Tobelo Dalam. Karena suku tersebut diakibatkan juga aktivitas pertambangan yang ada disekitar hutan yang membuat suku Togutil tersebut sekarang terancam punah. Saat ini sendiri tercatat hanya tersisa  yaitu sekitar 42 keluarga dari Suku Togutil yang tercatat mereka berada di hutan Totodogu dan juga di hutan Lolobata.

Suku Bauzi (Papua)

Suku Bauzi termasuk  kedalam daftar 14 suku terasing yang dicatat menurut Summer Institute of Linguistics. Badan Pusat Statistik Papua sendiri juga memasukkan suku tersebut ke dalam daftar sbobet88 dari 20 suku yang masih terasing yang sudah teridentifikasi. Suku Bauzi sendiri yang juga dikenal dengan sebutan orang Baudi mereka sendiri hidup di hutan belantara, daerah pegunungan, di lembah kawasan Mamberamo dan juga membuat suku tersebut hingga kini tak tersentuh peradaban modern sama sekali.

Suku Anak Dalam (Jambi)

Suku pedalaman yang belum tersentuh selanjutnya adalah suku Anak dalam Jambi yang dimana suku ini juga disebut juga dengan nama panggilan Orang Kubu atau juga Orang Rimbo. Suku tersebut mereka tinggal di dalam kawasan hutan Provinsi Jambi suku tersebut juga dikenal dengan sebuah kelompok yang dimana mereka suka berpindah-pindah. Jika nantinya ada salah seorang dari anggota keluarga mereka meninggal, maka dalam Suku Anak Dalam ini mereka akan berpindah ke tempat yang lebih baru. Mereka juga sekarang keberadaanya sudah hampir punah dikarenakan semakin banyaknya sekarang hutan yang diratakan untuk dijadikan sebuah kawasan pemukiman atau pun juga industri.

Membahas mengenai suku-suku yang ada berada di Indonesia belum lama ini juga dunia maya dihebohkan dengan sebuah video yang menangkap sebuah kemunculan dari makhluk yang menyerupai manusia yang berada di daerah Aceh, Sumatera Utara. Dari sebuah video tersebut yang diupload salah satu channel youtube dari Usman Jabrik ini terlihat ada seorang yang berlari kencang dengan membawa sebuah kayu dan pada akhirnya menghilang di antara semak-semak. Belakangan ini diduga bahwa makhluk tersebut adalah orang dari suku Mante salah satu suku terawal yang mendiami kawasan Aceh yang sudah ada sejak alam dan menjadi salah satu cerita rakyat dari masyarakat Aceh 

Suku Mante

Dilansir dari Wikipedia saat ini untuk keberadaan suku Mante sendiri sudah punah karena telah bercampur dengan suku-suku pendatang lainnya. Namun, untuk hal ini masih belum terdapat bukti ilmiah yang kuat untuk keberadaan suku ini, jadi hal tersebut tentunya masih menjadi sebuah misteri hingga saat ini tentang suku tersebut. Suku tersebut yang diduga kehidupannya nomaden ini menjadi salah satu suku yang hingga kini belum tersentuh oleh modernisasi. Bankan keberadaan suku ini yang sekarang terancam punah pun menjadi suatu hal yang masih misteri. 

Suku Kombai

Salah satu daerah yang ada di Indonesia yang juga masih terdapat banyak suku terasingnya yaitu adalah wilayah Papua. Pulau Papua sendiri terletak di paling Timur yang berada di kawasan Indonesia dan di ketahui pulau ini sendiri masih menyimpan ratusan suku yang dimana mereka masih terisolasi. Suku Kombai tersebut menjadi salah satu suku yang ada di Papua yang dimana memiliki keistimewaan walaupun mereka terasing. Suku Kombai sendiri di ketahui tinggal di sebuah rumah pohon yang tinggi yang gunanya untuk menjauhkan mereka dari hewan buas, selain itu juga diketahui bahwa suku ini juga dikenal juga sebagai salah satu suku kanibal yang berada di Indonesia.

 Suku Lingon

Suku Lingon merupakan salah satu yang berada Terasing Di Indonesia yang dimana suku tersebut hidup di belantara hutan Halmahera, yang berada di Provinsi Maluku Utara. Suku ini juga dikenal dengan sebuah  ciri fisik yaitu mereka termasuk ras Kaukasoid yakni yang dimana mereka berkulit putih, mempunyai rambut pirang, dan  juga bermata biru. Menurut masyarakat sendiri, orang-orang dalam suku Lingon memang seperti itu namun sayangnya juga masyarakat Lingon sendiri mereka tidak menyadari kelebihan dari hal tersebut.

Keberadaan yang menjelaskan tentang keberadaan  mereka memang ini sekarang memang masih menjadi salah satu hal yang simpang siur. Ada juga yang mengatakan bahwa suku tersebut telah punah namun juga ada sebagian lainnya yang juga mengatakan jika mereka sengaja menjauh dan juga mereka mengasingkan diri agar nantinya kehidupan mereka tidak di usik oleh keberadaan suku lain.

Itulah beberapa suku terasing indonesia yang keberadaanya beberapa suku masih dipercayai ada dan juga sebagai mempercayai bahwa suku tersebut sudah punah. Namun keberagaman suku yang ada di indonesia adalah suatu hal yang harus kita banggakan dan juga kita lestarikan, suku-suku yang ada di pedalaman sendiri adalah suatu hal yang sudah seharusnya kehidupan  mereka kita jaga dengan cara tidak menghancurkan tempat tinggal mereka dengan keserakahan. Semoga dengan artikel ini dapat menambah wawasan tentang keanekaragaman suku yang ada di indonesia. Terimakasih. 

Suku-Suku Hebat Di Indonesia Yang Populer Di Dunia

by Edwin Baker

Di Indonesia banyak sekali orang-orang serta suku suku yang cukup terkenal didunia. Untuk keterkenalannya sendiri dilihat dari keunikan. kehebatan yang dimilikinya, tradisi, kesenian dan keunggulan keunggulannya. Selain dari pada itu bisa dilihat banyaknya tempat wisata yang sangat amat kaya akan lingkungannya. Kita juga harus mengakui bahwasannya di Indonesia ini sungguh begitu banyak menyimpan keberagaman suku dengan diisi oleh kekayaan budaya serta tradisi tradisinya.

Jika dilihat dengan seksama didalamnya banyak sekali keunikan yang menjadi suatu keistimewaan yang dimiliki langsung oleh bangsa ini. dan karna itulah yang menjadikan alasan suku suku bangsa yang ada di Indonesia ini jadi sangat amat terkenal di dunia internasional.

Keberadaan suku suku hebat di Indonesia sangatlah banyak. Namun, dalam artikel ini mimin hanya bisa mengutarakan beberapa ulasan singkat yang terkait dengan suku suku bangsa di Indonesia ini. langsung saja kalian cek dibawah ini suku mana saja yang sudah mimin suvei menurut beberapa rekomendasi dari situs lainnya.

# Suku – Jawa

Taukah kalian kenapa pada urutan pertama suku jawalah yang masuk kepada skala kepopuleran di mata dunia?…

Nah suku jawa ini, merupakan salah satu suku di Indonesia yang memang sangat mendunia. Sebab hal ini terjadi di karenakan suku jawa itu sendiri merupakan mayoritas di nusantara. Hampir semua Negara sudah mengetahui keberadaan suku yang satu ini. dan di beberapa Negara juga ternyata ada loh suku jawa yang tinggal di Negara tersebut misalnya saja suriname yang menjadi sebuah Negara yang banyak di huni oleh beberapa mayoritas orang orang yang berasal dari suku jawa.

Dan disuku ini juga banyak terkenal dengan tradisi yang unik missal: wayang yang ada pada suku tengger, badui dengan segala kemistikannya, reog ponerogo, debus dan beberapa lainnya . Semua ini yang menjadikan suku jawa itu cukup popular di mata dunia yang menduduki peringkiat pertama.

# Suku – Batak

Kenapa harus suku batak yang menempati peringkat ke dua ? apakah sama terkenalnya denga suku jawa ?…

Suku ini pertama kali popular di dunia menjadi suku agen sbobet yang sangat hebat. Hal ini diperkuat dengan adanya factor kebudayaan yang sangat kaya serta unik selanjutnya hal yang mendasari suku batak terkenal di dunia internasional melalui perkenalan oleh Calvin Arlodien yang berasal dari kewarganegaraan Prancis. Alasan utama Calvin memperkenalkannya dikarenakan adanya kekayaan alam dan kebudayaannya itu.

Awalnya dia hanya melihat ditanah Batak terdapat kekayaan alam seperti sumber tanaman obat dirinya juga mempertimbangkan adanya danau toba yang menjadikan suku Batak ini terkenal di dunia internasional. Pasalnya memang danau toba menjadi danau terbesar dan juga terindah di asia. Hanya saja letak dari danau ini jauh dari pusat negri tetapi tetap saja, keindahan danau toba dengan kerberagaman suku membuat pamornya sangat signifikan di dunia ini.

# Suku – Melayu

Kenapa suku Melayu yang menempati peringkat ke tiga ? ingatkah kalian  bahwa suku Melayu menjadi suku bahasa yang sangat wajib bagi bangsa Eropa untuk bangsa Indonesia.

Sebenarnya suku Melayu berasal dari Indonesia. Namun suku melayu ini banyak berpindah ke Kalimantan dan juga Malaysia. Pada masa sebelum penjajahan sebenarnya Malaysia ini bersatu dengan Indonesia. Walaupun Malaysia sudah pecah dari Indonesia, tapi suku Melayu di Indonesia masih popler di dunia internasional.

Negara Jepang pernah mempunyai perjanjian dengan Negara Inggris. Seperti Inggris menjajah Malaysia serta Jepang menjajah Indonesia. Dan di masa itulah suku Melayu tersebar ke Benua Benua seperti: Benua Eropa, Benua Afrika, Benua Amerika, dan Benua Asia. Suku Melayu tidak hanya ada di Kalimantan saja tapi bisa saja mencakup suku suku yang ada di Sumatra, seperti Riau, Jambi, Minangkabau dan lain sebagainya. Banyak dari orang melayu merantau ke berbagai Negara Negara lain yang menjadikan suku Melayu menjadi pamor di dunia.

# Suku – Betawi

Selanjutnya masuk ke suku dimana dominan berada di Jakarta. Namun bukannya suku ini makin lama semakin terpinggirkan dari kota Jakarta. Padahal suku Betawi ini sudah di kenal di dunia karena adatnya yang sangat kental, memiliki suatu rasa yang kuat dan tidak mudah untuk menyerah ( never give up ).

Suku Betawi sudah sangat terkenal pada msa penjajahan baik belanda maupun jepang. Kalau sudah berbicara kota Jakarta pasti suku betawi akan terbawa di dalamnya apalagi, Betawi erat kaitannya dengan kesenian silat dan kebudayaan lainnya yang khas.

Walau memang keberadaan suku ini sudah tenggelam karena adanya kemajuan Jakarta tapi kalian harus ingat bahwasannya pamor Betawi tidak akan pernah pudar di dunia inteernasional.

# Suku – Asmat

Untuk suku yang satu ini sudah tidak perlu kalian ragukan lagi mengenai keberadaannya di Indonesia ini. karena, suku ini sendiri memiliki banyak sekali cita rasa seni yang sangat tinggi. Salah satu yang menjadi suku ini menjadi terkenal ialah karena adanya hasil kayu yang di jadikan sebuah seni yang di namakan dengan ukiran yang sudah tersemat pada suku asmat ini.

Nah, selain daripada itu, suku Asmat ini juga memiliki hal unik lainnya nag membuat mata dunia melihat suku ini menjadi menarik sekali. Seperti misalnya masalah pakaian yang di gunakan oleh suku Asmat. Pakaian yang di miliki bahkan di gunakan oleh suku asmat ini sendiri sudah berasal langsung dari alam yang menjadi daya Tarik bagi orang-orang di luaran sana. Jadi, tidak akan pernah salah jika kalian mengaggap bahwasannya pakaian dari suku asmat ini sendiri merupakan representasi dari adanya kedekatan mereka dengan alam raya yang sangatlah luas sekali.

Selain daripada itu, ada juga lho yang menjadi daya tariknya. Bukan hanya terlepas pada bahan dari pakaian suku asmatnya saja melainkan juga dari adanya desain lainnya yang benar-benar sangat terinspirasi sekali dari alam. Untuk pakaian antara pakaian tradisional yang lelaki di suku asmat dengan pakaian wanita di suku asmat akan berbeda ya guys masing-masingnya.

Dimana, untuk suku Asmat sendiri yang lelakinya menggunakan pakaian tradisional dengan menyerupai sebuah burung dan juga binatang lainnya yang dianggap menjadi suatu lambing pada kejantanan dari sosok laki-laki tersebut. Sedangkan untuk wanita pada suku asmat ini sendiri, menggunakan adanya rok dan juga penutup khusus di bagian dada dengan menggunakan daun bernama Sagu. Sehingga, di percayai untuk kelambangan dari kecantikan bagai burung Kasuari.

Suku asmat sendiri berada di Papua dan Papua sendiri menjadi terkenal sekali di dunia Internasional dikarenakan adanya suatu keadaan alam yang sangatlah hebat dan juga ada suku-suku primitive yang memanglah masih sangat unik sekali. Dan janganlah kalian lupa juga bahwasannya Gaung Papua di dunia Internasional ini juga di sebabkan langsung oleh karena adanya perusahaan pertambangan emas yang lebih sering di kenal dengan Freeport.

Terkenalnya Suku-Suku Ini Di Indonesia

by Edwin Baker

Tahu kah kalian akan pengertian dari Suku ?… dimana, suku ini memiliki pengertian sebagai salah satu unit sosial Madat yang tertinggi, yang memang terdiri dari satu atau lebih marga ( ini diambil langsung dari bahasa Ambon ) dimaan dikenal lebih jelasnya sebagai Mataruma. Nah, dari satu Mataruma ini memang memiliki minimal 1 keluarga. Dengan begitu kalian jadi mengerti bahwasannya suku bangsa ini sudah memiliki Struktur Sosial yang benar-benar Jelas dan juga sudah tertata baik sejak dulu kala terkhussu lagi bagi masyarakat yang tinggal di wilayah Maluku, Sumatra Utara, Sulawesi Utama, Nusa Tenggara, serta Tanah Papua.

Indonesia sendiri memang emnjadi salah satu negara yang sangatlah kaya akan keberagaman Budaya, Suku, Agama, Ras, serta Adat Istiadat yang di berikan oleh negara ini. banyak sudah negara lain mengakui kenyataan tersebut.

Bisa diambil contoh saja pada artikel sebelumnya. Dimana, ada Suku Abui yang sangatlah ramah menyambut kedatangan para wisatawan yang berada di desa Takpala itu. Nah, selain ini kalian juga masih bisa mengetahui beberapa suku lainnya yang mendiami negara Indonesia ini dan sudah sangat terkenal sekali keberadaannya di Indonesia.

Keberadaan Suku-Suku Ternama Di Indonesia

Dari keberagaman suku ini pun tentu saja memiliki banyak sekali kebudayaan yang memang masing-masing  akan menjadi salah satu ciri khas yang unik dari suku tersebut yang berada di Indonesia. Nah, beberapa suku unik ini memiliki nama ;

#1 Pedalaman Suku Buton

pernah bermain ke wilayah yang berad di Sulawesi Tenggara ?..

atau enggak, pernah mendengar akan kehadiran dari suku Buton ini ?..

Nama suku ini meamng beanr adanya. Kalian bisa menemui sukunya sendiri di Sulawesi Tenggara. Dimana, murni suku Buton berdiam diri di daerah Sulawesi tenggara ini.

Dari Suku Buton, nantinya kalian akan menemui salah satu tradisi yang cukup unik yakni mengenai tradisi Ritual-Ritual Pekande Kandea atau bisa kalian pahami dengan istilah ‘ Makan – makan ‘. Ritual ini memang menjadi salah satu ritual jamuan makan kepada tamu yang saat itu sedang mengunjungi suku Buton ini..

Cara makan-makan ini pun di lakukan dengan cara adanya anak-anak perempuan atau anak gadis dari suku Buton menyuapi para tamu yang datang ke tempatnya tersebut. ritual ini sudah ada sejak dhulu yang dilakukan untuk menyambut adanya para pejuang yang berasal dari medan perang.

#2 Pedalaman Suku Asmat

Suku Asmat mungkin menjadi suku yang kalian sudah tahu keberadaanya. Dimana, dalam pelajaran sejarah kalian juga sudah mengenal dengan adanya suku yang satu ini. jangankan di indonesia, suku Asmat sendiri juga sudah sangat dikenal di mata dunia. Banyak sudah beberapa negara yang tahu akan suku Asmat ini.

Bahkan ukiran-ukiran suku Asmat pun juga sudah banyak di jual dan memiliki ciri-ciri khasnya tersendiri. Banyak sudah penelitian dari Indonesia maupun dari negara lain yang emanmng membuktikan bahwasannya adat istiadat dari suku asmat ini tetaplah terpelihara dan sangatlah terjaga hingga sampai saat ini.

#3 Pedalaman Suku Dani

Kita main ke tempat yang lebih Timur lagi, yakni ke wilayah Papua Barat. Dimana suku Unik ini memang benar adanya  mendiami wilayah yang berada di Papua Barat. Suku Dani ini sendiri menjadi salah satu suku yang sangatlah kaya akan budaya serta tradisinya. Misalnya kalian bisa menemui rumah adat Honai di sana yang sangatlah unik, allu ada juga tradisi untuk membakar batu sebagai sambutan tamu dan juga tari perang untuk bisa menghormati para leluhur. Jika masalah setia terhadap Cinta, suku ini tidak main-main. Pasalnya, jika di suatu keluarga ada yang meninggal, ntah itu keluarga inti atau pasangannya maka, suku ini rela untuk memotong jari mereka dengan rasa berduka akibat kehilangan sosok yang paling di sayanginya itu.

# Pedalaman Suku Sasak

Selanjutnya kita mulai masuk ke suku yang sudah terkenal yakni Suku Sasak. Dimana, suku ini memiliki keunikan tersendiri. Dan keunikan suku ini terlihat pada  Ritual pernikahan yang dilaksanakannya tersebut. disini kalian akan menemui nantinya Calon Pengantin Pria sebisa mungkin menculik pengantin wanitanya yang memang sudah ada kesepakatan dari keluarga sang wanita. Tidak semerta merta langsung sikat culik aja bos hehehe.

Nah, selain daripada itu disana juga terdapat tradisi dengan makan ketupat yang terkenal Meriah sekali. Dan warga suku Sasak ini juga nantinya akan mengunjungi berbagai tempat wisata dan mereka pun akan duduk bersama yang beralaskan tikar lalu memakan ketupat yang memang telah di bawa dari rumah masing-masing.

# Pedalaman Suku Dayak

Yang wajib kalian ketahui mengenai suku Dayak ini ialah, kurang lebihnya suku Dayak memiliki 400 sub suku atau macam-macam suku Dayak yang memang ada di Indonesia. Suku Dayak sendiri juga memiliki arti sebagai suku yang memang mendiami bagian hulu sungai. Salah satu yang kental akan suku Dayak ini ialah terletak dari Tato yang dimiliki suku tersebut.

Dari tato ini, bahkan ada Vocalis red Hot Chilli Peppers, Anthony Kiedis yang berkunjung ke Kalimantan dan dibuatkan langsung tato oleh suku Dayak di sana. Dan disni, dirinya juga sangat puas akan hasil tatoan dari seorang warga suku Dayak yang memiliki tato berwarna Hitam meinggal dengan tatonya ini nanti bisa berubah warna menjadi warna emas dan tubuhnya akan bersinar.

# Pedalam Suku Baduy

Nah, ini salah satu suku yang sangatlah terkenal yang ada di Indonesia. Yakni, suku Baduy. Di Indonesia sendiri suku Baduy ini hidup tanpa adanya keterkaitan unsur yang mengandung Modernitas. Jadi ketika kalian sedang berkunjung ke tempat di mana suku Baduy tinggal, tidak akan kalian menemukan sumber utama seperti Listrik yang banyak sudah di gunakan bagi orang-orang kebanyakan di dunia ini.

Jika kalian berasal dari Banten, maka kalian lebih tau akan kehadiran suku ini. dimana, suku ini memang berasal dari daerrah Banten yang berdekatan langsung dengan ibu kota namun tidak tersentuh dengan adanya unsur Modernitas sama sekali. Nah, suku unik di indonesia ini juga sudah terdiri dari Suku Baduy dalam dan juga suku Baduy Luar.

Dari sini juga bisa terlihat perbedaannya loh.. 2 suku baik Baduy dalam dengan Baduy luar ini juga memiliki perbedaan yang spesifikasi lho. Dimana :

  • Suku Baduy Dalam ; yakni sukunya lebih berpegang erat kepada adat istiadat yang dimiliki oleh suku tersebut. misalnya saja tidak ada yang boleh membawa masuk kebudayaan yang modernitas, tidak ingin tahu akan perkembangan dari dunia luar, dan mereka tidak ingin di foto walau sebagai salah satu ajang pengabadian diri.
  • Suku Baduy Luar ; di perbolehkannya masyarakat suku Baduya Dalam untuk menggunakan peralatan yang modern. Nah, suku Baduy ini sendiri juga sangat produktif terhadap keberagaman kebudayaan seperti halnya seni dan juga tenunan yang ada.

Bahagianya Suku Abui, Nusa Tenggara Timur

by Edwin Baker

Adakah diantara kalian mengenali suku yang ada di Nusa Tenggara Timur ( NTT ), Indonesia ini ?.. mungkin kalian hanya tahu beberapa suku yang berada di Indonesia, namun tidak menyeluruh dari Sabang sampai Marauke kalian ketahui beranekaragamnya suku yang dimiliki oleh Indonesia. Daya tarik wisata Alor di NTT ini tida semereta merta hanya menjadi wisata baharinya saja, namun kalian harus tahu bahwasannya di kabupaten ini juga terkenal sekali dengan adanya Mamalia bernama dugong yang sering disebut dengan “ Mawar “ yang kenal sekali akan keunikan dari sejarah serta kebudayaan yang memang khusus terdapat di desa Takpala.

Desa Takpla ini sendiri, menjadi slah satu aset yang meamng benar dianggap sebagai salh satu cagar budaya yang dilindungi di dalam peraturan daerah Kabupaten Alor. Jadi tidak akan heran, jika nantinya kalian berkunjung ke NTT ini, akan diberikan kesan yang unik bagi suku Abui ini sendiri. Termasuk mengenai pakaian Tradisional yang disana ditenun dengan penggunaan alat Tradisional yang menggunakan tangan langsung. Pakian ini emamngs engaja di buat serta di gunakan untuk menyambut para wisatawan yang sering mendatangi kampungnya tersebut sembari melakukan tarian Lego-lego.

Menelisik Jauh Suku Abui, Nusa Tenggara Timur

mengenai busana, kalian harus tahu betul bahwasannya penari di sana menggunakan Kain Sarung serta adanya kain tenun yang memang khas sekali dari Alor. Sdangkan pada bagian kepala dari penari Pria ini sendiri menggunakan penutup kepala yang anntinya dibentuk dari kain dan selanjutnya rambut penari wanita di biarkan terurai. Aksesoris tambahan dari sang penari ialah terlengkapinya dengan penggunaan gelang kaki yang nantinya menghasilkan suara yang mengikuti dari langkah kaki tersebut ( kalau ini mimin langsung kebayang Film India guys. Dimana, di film India terdapat tarian khusus yang menggunakan gelang kaki ).

Kalian sebagai wistawan yang ingin mengenakan pakaian adat dari suku Abui ini, maka kalian bsia menyewa dengan harga sesuka hati ( waduh beanr-beanr ramah yah suku abui ini ). Tak ajrang para turis ada yang memberi harga sewa kurang lebih RP. 50.000,00- tak heran jika para wisatawan lokal maupun wisaytawan asing ini sangat senang dengan suku Abui dan ingin rasanya para wisatawan ini balik lagi ke desa Takpala yang ditinggali oleh suku Abui di karenakan keseharian yang dilakukan oleh suku Abui ini sangat amatlah menyenangkan dai suku-suku yang lainnya. jadi rasanya pas deh ketika kalian sedang ada masalah berlibur ke suku ini yang akan membuat kalian bahagia sejenak dan melupakan masalah yang sdang kalut melanda kalian.

Terkenal Sebagai Suku Paling Bahagia Di Indonesia

Abui = Barawahsing = Barue = Namatalaki. Ini semua beberapa panggilan dari suku Abui ini. namun, saran mimin kalian tetap emmanggilnya dengan sebutan suku Abui saja yah. Pasalnya arti dari Barawhing itu ialah Bau, Hitam serta berasap. Ajdi tidak sopan memanggil dengan kata-kata seperti itu ya guys ( walau dikeanl dengan nama yang tadi sudah mimin kasih tau ya ).

Mengapa bisa di bilang sebagai suku yang penuh akan kebahagiaan ? karena, kalian nantinya bisa menemukan Keramahtamahan dari suku Abui ini ketika suku tersebut menjamu kalian layaknya tamu terhormat saat datang ke pedalaman yang terdapat di Nusa Tenggara Timur ini. intinya disni kalian akan melihat begitu bahagia dan kompaknya suku Abui ini.

Alasan Yang Mendukung Itu Semua

Hal ini terjadi pastinya akibat ada sebab atau alasan menentu dong. Kalian, coba saja langsung datang ke suku Abui yang ada di NTT ini pastinya kalian akan disambut oleh Mama-mama dari suku Abui ini dengan tangan terbuka. Jdi, para turis saja juga memberikan sebuah pendapat yang masuk kedalam suatu fakta yakni Suku Abui ialah suku yang mudah sekali di dekati Di Indonesia ini.

Saking ramahnya, ketika kalian datang maka akan disambut dengan adanya Tarian-tarian serta nyanyian yang dibawakan langsung oleh para Mama suku Abui sana yang sangat murah hati serta dermawan.

Kaya Akan Budi Bahasanya

Yang anmanya sebuah suku, pastinya memiliki bahasa shari-hari dong. Dan bahasa suku Abui biasa di gunakan dalam berbahasa sehari-harinya. Seperti yang sudah kalian ketahui sebelumnya, suku Abui ini mendiami desa bernama Takpala. Dilansir dari Grimes & Max Jacob di dalam sebuah bukunya mengatakan bahwa suku Abui ini memiliki beberapa dialog / dialek / tutur bahasa seperti ; Atimelang, Kobola, serta Alakaman. Ini menjadi bahasa-bahasa yang memang sudah tercampuri dari adanya Bahasa Papua, Alor serta Makasai.

Namun, mengikuti perkembangan zaman serta adanya penekanan dari pemerintah meminta suku Abui ini menggunakan bahsa Indonesia sebagai salah satu bahasa percakapannya sehari-hari

Kepercayaan Yang Masih Di Anut Suku Abui

Kepercayaan atau agama akan dimiliki oelh setiap umat yang ada di dunia ini. dimaan Suku Abui ini memiliki kesamaan terhadap suku lainnya yang ada di Indonesia yang memang memiliki kepercayaan khusus terhadap agamanya tersebut. dimana, dulunya masyarakat suku Abui ini menganut paham Animisme. Hal ini terjadi memang sebelum adanya sebuah Misionaris Agama Protestan masuk ke dalam Suku Abui ini.

Berarti jika di lihat dari sedikit presentase yang beredar bahwasannya 50% dari suku Abui ini memeluk Agama Kristen Protestan. Dimana, data ini mimin dapatkan di jashua project dot com yang merupakan situs misionaris keagamaan.

Sekilas Mendetail Perjalanan Suku Abui Nusa Tenggara Timur

Mulai dari keberadaanya, lalu beralih kepada pengenalan lain dari Suku Abui ini, ada juga beberapa hal menarik seperti halnya penyambutan dengan menggunakan tarian-tarian khas dari Suku Abui oleh para mama-mama yang ada di suku tersebut, lalu juga ada mengenai keagamaan yang ada di suku Abui ini hingga sampai pada penyewaan pakaian hasil dari tenunan orang-orang yang ada di suku Abui ini sendiri. Saatnya kita lebih mendetail lagi secara seksama mengenai perjalanan kalian untuk bisa mencapai suku yang satu ini.

Suku Abui terletak di Desa Takpala, yang dimana desa tertua ini selalu dikunjungi para pelancong. Terlebih lagi bagi kalian yang emamng ingin mempelajari yang namanya Anthhtopologi dan juga nilai kebudayaan. Tidak ada salahnya jika kalian mendatangi langsung suku Abui ini dibandingkan kalian membaca review orang-orang yang sudah pernah datang ke desa Takpala tempat suku Abui tinggal.

Ingin tahu bukan jarak tempuh yang bisa kalian tempuh agar kiranya mencapai Desa Takpala ini.

DESA TAKPALA

Suku : Abui

Letak : kurang lebih 11 hingga 13 Kilometer sebelah timur dari Kalabahi.

Biaya Masuk Desa : kalian harus merogoh kocek sekitar Rp. 400.000,00-

Lokasi Tepatnya : Dusun lll Kemengtaha, Lembur Barat, Alor Utara, Alor, Wilayah Nusa Tenggara Timur daerah Indonesia.