travelwithrj.com - Sejarah Suku - Suku Di Indonesia

Category Archives

3 Articles

Suku yang Terkenal di Papua, Dikenal Berani

by Edwin Baker

Provinsi Papua nantinya akan menjadi salah satu dari tuan rumah pada perhelatan Pekan Olahraga Nasional atau yang dikenal dengan PON di tahun 2020 mendatang. Sejumlah fasilitas olahraga yang juga sudah mulai disiapkan, mulai dari stadion dan juga beberapa fasilitas penunjang yang lainnya juga menjadi sebuah hal yang terus dikebut disana.

Suku yang Terkenal di Papua, Dikenal Berani

Karena ini adalah salah satu momen yang sangat bersejarah bagi provinsi yang berada di wilayah paling timur Indonesia tersebut. Sebelumnya Papua yang disebut dengan Irian Barat atau Irian Jaya, disana terdapat ratusan suku. Dalam artikel ini akan dibahas beberapa suku yang ada di wilayah papua.

Suku Asmat

Suku Asmat adalah salah satu dari suku terbesar dan juga suku paling terkenal yang ada di antara sekian banyaknya suku yang berada di Papua. Salah satu hal yang membuat Suku Asmat ini menjadi cukup terkenal yaitu adalah hasil ukuran kayu yang sangat khas yang dibuat oleh suku ini.Biasanya suku Asma mengambil tema nenek moyang mereka atau biasa disebut dengan mbis.

Bagaimana suku asmat membuat sebuah seni ukir, yang merupakan perwujudan dari mereka yang melakukan ritual untuk mengenang arwah para leluhur mereka. Sering kai biasanya kita akan menemukan motif yang menyerupai sebuah perahu di dalam beberapa ukiran yang dibuat oleh suku asmat. Mereka percaya bahwa simbol perahu arwah yang nantinya akan membawa nenek moyang mereka ke dalam alam kematian.

Suku Amungme

Suku Amungme adalah sebuah suku yang juga berasal dari Papua. Suku ini sendiri tinggal di dataran tinggi Papua. Mereka yang biasanya akan menjalankan pertanian dengan cara berpindah serta dengan cara melakukan berbagai macam kegiatan dengan cara berburu dan juga dengan cara mengumpul. Suku Amungme yang juga sangat terikat dengan tanah leluhur mereka.

Mereka yang menganggap jika sekitar gunung adalah sebuah tempat yang sangat suci untuk mereka. Gunung yang dijadikan penambangan emas yang dilakukan oleh PT.Freeport merupakan sebuah gunung suci yang sangat diagung agungkan oleh Masyarakat Suku Amungme, yang menyebutnya dengan nama Nemangkawi.

Suku Dani

Suku Dani adalah salah satu suku yang juga mendiami di daerah pegunungan. Serta suku Dani ini juga mendiami keseluruhan dari Kabupaten Jayawijaya. Banyak orang yang juga mengenal Suku Dani adalah yang mendiami suatu wilayah yang ada di Lembah Baliem. Suku Dani mereka dikenal sebagai petani yang sangat terampil dan juga sangat mahir menggunakan perkakas seperti kapak batu, pisau yang dibuat dengan menggunakan tulang binatang. Bambu dan kayu galian yang sangat terkenal kuat dan berat.

Suku Dani yang saat ini masih banyak mengenakan koteka atau salah satu penutup kemaluan pria. Sedangkan untuk para wanita mengenakan sebuah pakaian wah yang terbuat dari rumput ataupun juga serat. Mereka biasanya akan tinggalnya di rumah honai. Upacara besar serta jug sebuah upacara keagamaan dan perang biasanya juga masih sering dilaksanakan oleh Suku Dani ini. Suku ini pertama kali diketahui berada di Lembah Baliem ratusan tahun yang lalu.

Suku Korowai

Suku Korowai juga mendiami area judi bola online yang luas di dataran rendah yang ada di wilayah selatan pegunungan Jayawijaya. Daerah tersebut membentuk sebuah rawa, hutan mangrove dan juga sebuah lahan basah. Suku Korowai yang memiliki kepercayaan bahwa mereka adalah salah satunya manusia yang ada di bumi.

Suku Korowai juga salah satu dari Suku Papua yang tidak mengenakan koteka. Banyak dari orang yang mengenal Suku Korowai ini sebagai pemburu. Biasanya suku ini akan tinggal di rumah pohon yang akan mereka bangun.

Suku Muyu

Suku Muyu adalah salah satu suku asli yang berasal dari papua, suku ini hidup dan juga berkembang di Kabupaten Boven DIgoel. Nenek moyang dari Suku Muyu ini dulunya tinggal di daerah sekitar sungai mayu yang terletak di sebelah timur merauke. Uniknya lagi, beberapa anthropologist yang menyebut jika Suku Muyu adalah salah satu Primitive Capitalists.

Suku Muyu yang dianggap sebagai orang-orang suku pedalaman yang pintar. Mereka yang dapat menduduki posisi penting dalam struktur birokrasi Boven Digoel. Dari 1.800 pegawai negeri sipil, dimana sekitar 45% nya yang berasal dari Suku Muyu. Suku Muyu yang juga dikenal hemat, pekerja keras dan juga sangat menghargai pendidikan. Mereka yang menyebut dirinya sendiri dengan istilah Kati. Yang artinya adalah manusia yang sesungguhnya.

Suku Bauzi

Oleh lembaga misi dan juga bahasa Amerika Serikat, suku Bauzi yang masuk juga ke dalam daftar 14 suku terasing di Indonesia. Sebagai suku yang menempati kawasan terisolir. sebagai lelaki yang ada di suku bauzi mengenakan cawat yang berapa selembar atau kulit pohon yang telah dikeringkan lalu kemudian diikat dengan tali pada ujung alat kelamin mereka Sedangkan untuk para wanita mengenakan selembar daun ataupun juga kulit kayu yang sudah dikeringkan dan di tali di pinggang mereka untuk dapat menutupi auratnya

Pada acara pesta adat atau pun sebuah upacara penyambutan tamu di suku ini. Biasanya para lelaki dewasa akan mengenakan hiasan kepala dari bulu kasuari dan juga nantinya akan mengoles tubuh mereka dengan sagu. Sebagian besar suku ini antv masih hidup dengan taraf berburu dan juga meramu serta hidup semi nomaden.

Suku Huli

Suku Huli adalah salah satu suku yang termasuk ke dalam suku terbesar yang ada di Papua. Mereka biasanya identik dengan wajah mereka dengan warna kuning, putih, merah. Mereka terkenal dengan tradisi mereka yaitu membuat wig dari rambut mereka sendiri. Alat-alat seperti kapak dengan cakar juga tidak ketinggalan, menjadi alat yang digunakan untuk melengkapi mereka agar menambah kesan menakutkan. Kesimpulannya adalah, banyak sekali suku yang mendiami pulau Papua. Sebagian mereka memiliki keunikan tersendiri dari pada suku-suku yang lainnya.

Korowai

Adalah salah satu suku pedalaman papua. Suku ini masih mempertahan tradisi lama dan menjauh dari peradaban. Satu yang cukup terkenal adalah suku Korowai. Suku ini diketahui memiliki anggota hingga 3.000 orang. Mereka biasanya tinggal di Papua Barat, Indonesia yang dekat dengan perbatasan dari Papua Nugini.

Dilansir juga dari laman en.goodtimes.my, Korowai yang dikatakan sebagai satu dari kelompok manusia yang paling terpencil di yang ada dunia. Dipercaya bahwa Korowai adalah suku yang tidak menyadari keberadaan orang lain selain diri mereka sendiri yaitu sebelum orang luar melakukan kontak dengan mereka pada tahun 1970 an.

Suku Korowai yang diyakini pertama kali ditemukan yaitu pada 1974 oleh sekelompok ilmuwan. Ilmuwan yang pada saat itu tersesat tanpa sengaja memasuki wilayah dari suku Korowai.

Demikian itulah beberapa suku yang ada di Papua. Papua memang menjadi salah satu provinsi paling timur Indonesia, papua sendiri masih didiami oleh suku khas, bahkan beberapa masuk ke dalam suku primitif. Bahkan jika diketahui ternyata ada beberapa suku pedalaman lainnya yang belum diidentifikasi.

Suku Pedalaman di Indonesia Lebih Populer Dari Masyarakat Modern

by Edwin Baker

Jaman semakin berkembang, seiring dengan teknologi yang kian maju. Namun betulkan hal ini berbanding sejalur dengan peradaban manusianya? Betul aneka kemajuan jaman memaksa manusia untuk turut menyesuaikan. Di era modern ini banyak sistem kerja baru dimana manusia perlu untuk terus belajar dan mengikuti ke arah mana jaman itu berkembang. Namun betulkan semua manusia modern terus berkembang dan selalu menjadi lebih baik dibanding masyarakat kuno yang berada di pedalaman? Indonesia terdiri beraneka macam suku yang beragam dan mendiami daerah pedalaman masing-masing. Setiap suku itu memiliki kebudayaannya masing-masing dan menjadi ciri khas yang unik. Kebanyakan dari suku ini adalah satu bagian dari kebudayaan besar golongan masyarakat yang tinggal di Indonesia. Beberapa suku unik ini memiliki nama

 

1. Pedalaman Suku Badui

Suku Badui adalah suku yang sangat terkenal dan hidup sudah cukup lama di Indonesia. Suku Badui hidup di Indonesia tanpa terkait maupun berinteraksi keluar atau mengenal akan modernitas. Oleh karena itu, para wisatawan yang berkunjung ke tempat di mana suku Badui ini tinggal seringkali agak kaget dan belum terbiasa dengan pola hidup yang diterapkan suku ini. Tidak ada penggunaan elektronik atau perabot moderen seperti di kota besar. Bahkan listrik pun tidak digunakan disana. Seperti tinggal di pedesaan yang sangat tertinggal dan sangat menggantungkan hidup berdasarkan kondisi alam.

Masyarakat yang tinggal di provinsi Banten akan lebih mengenal akan suku ini. Suku ini tinggal di dari daerah Banten yang berdekatan dengan ibu kota dari provinsi Banten. namun tidak tersentuh dengan adanya unsur modernitas sama sekali. Suku ini juga terbagi menjadi dua kategori, yaitu suku Badui dalam dan juga suku Badui luar. Perbedaan dari dua suku ini yaitu suku Badui dalam masih sangat berpegang teguh pada adat istiadat. Segala keorisinalan dari budaya tersebut tetap di pertahankan dan umumnya suku ini tidak menerima faktor perubahan maupun perkembangan jaman dari luar. Suku ini menganggap bahwa pengunjung dari luarlah yang harus mengikuti peraturan adat yang berlaku disana. Sedangkan suku Badui luar adalah suku yang mau menerima hal dari luar. Mereka masih memperbolehkan masyarakat dari luar untuk menggunakan peralatan moderennya, namun di sisi lain masih tetap produktif dalam menjalankan budaya setempat, seperti dalam hal menciptakan karya tenunan. Kedua suku ini mengajarkan kepada dunia untuk kerap melestarikan kebudayaan dan aktif dalam berkontribusi di dalamnya.

 

2. Pedalaman Suku Buton

Suku ini mendiami wilayah Sulawesi Tenggara, dan merupakan suku asal yang tinggal di daerah Sulawesi tenggara. Sutau tradisi unik yang sering diberlangsungkan suku ini dalam menyambut kedatangan tamu dari luar adalah menyelenggarakan kebiasaan ritual yang mereka sebut ‘Pekande Kandea’. Ritual ini merupakan bentuk acara perjamuan makanan saat kedatangan tamu dari luar. Wujud tindakan yang sangat bersahabat ini kembali mengingatkan masyarakat modern untuk tidak hidup terlalu individualis ditengah masyarakat, karena manusia adalah mahluk sosial yang perlu berinteraksi dan saling tolong menolong. Terlebih lagi, kebiasaan yang diterapkan selama acara Pekande Kandea ini adalah menyuguhkan para anak-anak gadis muda suku Buton untuk memberi makan para tamu secara langsung seperti kepada anak kecil. Dimana konon katanya ritual ini sudah berlangsung sejaka jaman dahulu, saat menyambut pada pejuang yang baru pulang dari medang perang.

 

3. Pedalaman Suku Dani

Daerah Irian Jaya memiliki dua macam suku besar, yaitu Asmat dan suku Dani. Suku Dani mendiami wilayah Papua Barat. Sama seperti suku Asmat, suku Dani juga memiliki budaya dan tradisi asal yang berlimpah. Beraneka ragam keindahan budaya yang dapat disaksikan saat berkunjung ke tempat ini misalnya rumah adat Honai yang bentuknya sangat unik. Juga ada suatu tradisi yang dilakukan masyarakat setempat dalam menyambut kedatangan tamu, yaitu tradisi membakar batu serta tarian perang yang kerap dilakukan sebagai wujud tradisi dalam menghormati para leluhur. Dapat diketahui banyak terjadi sejarah akan peperangan yang banyak terjadi pada masa lalu, dan betapa sosok orang yang telah berkorban sangat dianggap sebagai pahlawan. Suku ini juga memiliki cara unik yang sangat ekspresif dalam menyampaikan rasa cinta mereka terhadap pasangan atau keluarga. Contohnya saat ada anggota keluarga atau pasangan yang meninggal, anggota keluarga lain atau pasangan yang ditinggalkan dapat memperlihatkan perasaan pedihnya ditinggalkan dengan cara memotong jari mereka. Meskipun tidak harus ditiru sampai tahap seekstrim ini, namun wujud dari ekspresi akan perasaan dapat ditampilkan kepada orang-orang terkasih dalam kehidupan modern. Supaya koneksi dapat terus terjalin erat dan saling mempercayai satu sama lain.

 

4. Pedalaman Suku Sasak

Salah satu suku lain yang juga terkenal adalah suku Sasak. Suku Sasak berasal dari daerah Nusa Tenggara Barat (NTB) yang tepatnya mendiami daerah Lombok. Salah satu keunikan tradisi yang terkenal dari suku ini yaitu dalam hari menjelang pernikahan. Jika hari menjelang pernikahan yang dialami oleh banyak masyarakat modern umumnya sangat sibuk dalam menyiapkan berbagai hal, terdapat perbedaan yang cukup signifikan dalam suku Sasak ini. Sang calon pengantin pria pada suku ini akan berusaha untuk menculik sang pengantin wanita, di malam menjelang pernikahan mereka. Dimana upaya ini sudah sebelumnya disepakati oleh keluarga pengantin wanitanya. Sementara dalam perayaan hari H pernikahannya, suku ini memberlangsungkan perayaan makan ketupat yang sangat meriah. Kedua pengantin ini juga akan mengunjungi aneka macam tempat wisata bersama. Dengan  beralaskan tikar mereka akan duduk sambil menikmati pemandangan alam sambil lalu memakan ketupat yang telah di siapkan sebelumnya. Kegiatan macam ini sering disebut sebagai istilah piknik dalam kehidupan modern, meski intensitasnya sudah agak jarang dilakukan akibat dari padatnya kehidupan kerja. Sehingga mengakibatkan masyarakat modern banyak yang kurang bersosialisasi satu sama lain.

 

5. Pedalaman Suku Dayak

Suku Dayak ini adalah suku yang banyak mendiami bagian hulu sungai wilayah Kalimantan. Suku ini memiliki kurang lebih 400 bagian dalam suhunya, dan populasi dari suku dayak ini berjumlah banyak jenisnya di Indonesia. Suku Dayak juga menjadi terkenal akan budaya pemakaian tato yang dimilikinya. Sejarah mencatatkan seorang tokoh terkenal bernama Anthony Kiedis, yang merupakan vokalis dari band internasional yang terkenal bernama Red Hot Chilli Peppers pernah berkunjung ke Kalimantan dan dibuatkan tato. Anthony juga disebut merasa sangat puas akan hasil tato tersebut. Bahan alami yang digunakan dalam membuat tato berwarna hitam tersebut kabarnya dapat membuat warna berubah menjadi emas dan memberi efek bersinar pada kulit saat orang tersebut meninggal.

Beraneka Macam Suku Terkenal di Indonesia

by Edwin Baker

Indonesia memiliki banyak kebudayaan dan suku yang cukup terkenal didunia, hal ini dapat dilihat dari aneka keunikan, kehebatan kultur yang dimiliki, tradisi, kesenian dan keunggulan masing-masing. Selain itu, bisa dilihat juga dari banyaknya tempat wisata yang sangat kaya akan keberagaman. Harus mengakui bahwa negara Indonesia menyimpan keberagaman suku, kekayaan budaya dan tradisi yang begitu banyaknya.

Jika didalami dengan lebih seksama ada banyak sekali keunikan istimewa yang dimiliki oleh Indonesia. Hal ini juga mendukung reputasi kepopuleran yang diperoleh negara Indonesia akan aneka macam suku, sehingga menjadikan kebudayaan negara ini sangat terkenal di dunia internasional.

Berikut informasi lebih lanjut akan keberadaan suku-suku hebat di Indonesia yang sangat populer di mata dunia, yang di ulas secara singkat berdasarkan survey menurut beberapa rekomendasi situs.

Suku Jawa

Suku Jawa berhasil berada di urutan pertama suku yang masuk dalam skala kepopuleran dunia dikarenakan suku ini merupakan salah satu suku di Indonesia yang sangat mendunia. Salah satu faktor penting lainnya yaitu akibat dari populasi yang begitu besar, hingga suku ini menjadi mayoritas di nusantara. Oleh karena itu hampir seluruh negara mengetahui akan suku ini. Ditambah dengan penyebarannya, dimana di era moderen ini banyak terdapat suku jawa yang tinggal di beberapa negara lain, seperti di negara Suriname yang berada di Amerika Selatan. Negara ini menjadi salah satu negara yang banyak di huni oleh orang bersuku Jawa.

Suku ini juga banyak terkenal memiliki tradisi yang unik seperti wayang yang dikenal di Barat sebagai boneka kulit. Yaitu sebagai pertunjukkan seni yang menggunakan obyek permainan wayang dalam menggambarkan sebuah kisah tradisional. Selain itu kebudayaan Jawa juga terkenal melalui suku Badui atau yang suka ditulis Baduy juga terkenal sebagai kebudayaan tradisional di Indonesia dalam hal kemistikannya. Hingga pementasan reog ponorogo, tarian tradisional dari daerah Ponorogo yang juga mengandung unsur magis melalui penggunaan kepala singa, aneka topeng bagi para penarinya, hingga kuda lumping. Salah satu kesenian Jawa yang juga mengejutkan banyak orang seperti debus, serta kebudayaan Jawa lainnya.

 

Suku Batak

Suku Batak merupakan suku pertama yang popular di dunia karena kehebatannya. Hal ini diperkuat dengan faktor kebudayaan unik yang sangat kaya. Hal yang menguatkan sebagai poin dari terkenalnya suku batak terkenal di dunia adalah berkat dari perkenalan yang diberikan seorang berkewarganegaraan Prancis bernama Calvin Arlodien yang memperkenalkan kekayaan alam dan kebudayaan dari suku Batak. Berawal dari upaya mencari melihat lahan yang menjadi sumber penghasil tanaman obat. Calvin kemudian juga melihat sendiri akan kekayaan alam yang terbentang di kediaman suku Batak, seperti keindahan danau toba yang menjadikan wilayah alam suku Batak ini terkenal di dunia internasional. Danau yang menjadi danau terbesar serta terindah di Asia ini tak menyurutkan upaya dari banyak pengunjungnya, meski posisinya cukup jauh dari pusat perkotaan di Sumatera Utara.

 

Suku Melayu

Suku Melayu pada masa penjajahan dipilih menjadi bahasa yang diwajibkan bagi masyarakat tanah air sesuai dengan ketetapan dari Belanda. Suku Melayu awalnya berasal dari Indonesia, namun karena banyak dari suku ini yang berpindah ke kalimantan hingga perbatasan dengan Malaysia, sehingga bahasa serta kebudayaan Melayu menjadi sangat berkembang di Malaysia. Maka dari itu budaya Melayu sering disebut sebagai milik Malaysia. Saat ini suku Melayu tidak hanya ada di wilayah Sumatra dan Kalimantan saja seperti daerah asal yang banyak ditempati suku itu sebelumnya. Masyarakat suku ini banyak yang merantau dan berpindah ke berbagai tempat lain bahkan hingga ke luar negri. Oleh karena itu suku ini menjadi terkenal di dunia luas.

 

Suku Betawi

Suku Betawi termasuk suku yang dominan berada di Jakarta. Namun di era moderen ini, keberadaan dari suku ini  semakin terpinggirkan dari kota Jakarta. Ditambah dengan beberapa informasi di media yang menyampaikan akan suku ini sebagai masyarakat kampung dan tertinggal dari segala perkembangan jaman, seperti salah satu lagu yang populer di satu acara televisi. Padahal suku Betawi ini sudah di kenal di dunia karena adatnya yang sangat kental, memiliki karakter kuat dan tidak mudah menyerah.

Suku Betawi sudah sangat terkenal pada masa penjajahan baik belanda maupun jepang. Kalau sudah membahas kota Jakarta pasti suku betawi akan menjadi poin di dalamnya, apalagi Betawi kaya akan kesenian seperti silat dan kebudayaan khas lainnya. Walaupun keberadaan suku ini menjadi cukup tenggelam akibat modernisasi yang terjadi di Jakarta.

 

Suku Asmat

Suku Asmat merupakan salah satu suku di Indonesia yang memiliki aneka kekayaan budaya. Salah satu kebudayaannya yang unggul adalah produksi dari ukiran hasil kayu. Keanekaragaman pakaian adat yang digunakan oleh suku Asmat juga berasal dari alam, sehingga hal ini fakta yang mencengangkan bagi orang dari daerah luar. Hal ini menjadi bukti bahwa suku ini hidup sangat berikaitan dengan alam. Terdapat perbedaan yang unik antara pakaian kaum pria dan wanita disana. Untuk menggambarkan sosok jantan dalam pakaian pria, suku Asmat sering menggunakan model pakaian yang berlambangkan hewan kambing. Sedangkan untuk kaum wanitanya banyak menggambarkan sosok kecantikan seperti yang terlihat dari burung kasuari. Dalam hal ini para wanita menggunakan penutup di bagian kaki serta badan atas menggunakan daun sagu. Selain itu sosok burung juga sering digambarkan dalam model pakaian adat suku Asmat.

Suku Asmat berada di Papua, yang terkenal di mata internasional akan keindahan pemandangan alamnya. Representasi dari kultur yang masih sangat kuat juga banyak dikagumi dunia luar. Ditambah dengan faktor penting yang banyak menjadi perhatian dari bangsa asing akan Papua, yaitu dalam hal tambah emas besar milik perusahaan Freeport.